Hiburan Bantaeng|Politik Bantaeng|Wisata Bantaeng|dan segala keunikan Kabupaten Bantaeng. Salah satu daerah terbaik di Sulawesi Selatan.

Minggu, 11 Desember 2016

Lomba Peragaan Busana Tingkat Waria Menuai Kecaman Warga Bantaeng


BantaengUnik- Belum jelas siapa yang bertanggung jawab sebagai panitia di ajang modeling tk. Waria dalam rangka HUT Butta Toa yang di adakan di Tribun Pantai Seruni pada minggu 10 Desember 2016, yang acaranya di pindahkan "diam-diam" ke Rumah Jabatan Bupati Kab. Bantaeng.

Hadrianto, 43Thn. Salah seorang pengunjung Pantai Seruni yang berasal dari Makassar ketika dimintai pendapatnya tentang ajang ini, mengatakan:
Saya sempat mendengar kabar itu, awalnya saya pikir cuma hoax, tapi melihat persiapan di tribun sana, saya tercengang dan sempat bertanya-tanya mengapa acara macam ini mendapatkan izin dari Dinas terkait. Saya bukannya bersifat membeda-bedakan, saya menghargai mereka (waria), namun saya rasa hal seperti ini bukanlah sesuatu yang pantas di pertontonkan. Apalagi melihat pengunjung pantai seruni rata-rata berusia muda, jangan sampai memberikan efek sugesti dan membuat mereka ikut-ikutan meniru "keanehan" macam ini.

Tidak membesar-besarkan jika mengatakan bahwa mayoritas Masyarakat menolak ajang seperti ini. Karena di anggap mempublikasikan perilaku menyimpang. Kecaman terhadap ajang ini juga datang dari banyak Warga Bantaeng yang menggunakan social media, seperti dari akun +Facebook Muhammad Nur Fajri, Nhoer Ahyani, Miskin Hati, dll.



Berikut Penjelasan tentang apa itu Waria/Al-Khunsa/Mukhannats:

Waria (dari wanita-pria) atau wadam (dari hawa-adam) dalam pengertian istilah umum diartikan sebagai laki-laki yang lebih suka berperan sebagai perempuan dalam kehidupannya sehari-hari. (Wikipedia)
Adapun dalam bahasa Arab, Waria dikenal dengan Al-Mukhonats (selanjutnya istilah ini yang akan kita gunakan untuk waria, wadam,bencong,banci) dan secara Istilah Syariat, didefinisikan oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani Rahimahullahu sebagai laki-laki yang menyerupai wanita dalam gerakan, gaya bicara dan sebagainya. Apabila hal tersebut merupakan asli dari penciptaan dia (dari lahir. Pent) maka dia tidak bisa disalahkan dan dia diharuskan menghilangkan hal tersebut. Dan apabila hal tersebut merupakan sesuatu yang datang dari keinginannya dan dia berusaha untuk bisa seperti itu maka hal tersebut merupakan sesuatu yang tercela dan dengan itu ditetapkanlah nama Al-Mukhonats (Waria) untuknya baik dia melakukan perbuatan kotor (Homoseksual) ataupun tidak. (Fathul Bari’, 9/334 Secara makna)
Share:

Bantaeng Unik

Bantaeng Unik

Total Kunjungan

Sparkline2592020

Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *